Selamat datang pembaca, di situs ini kamu bisa menjelajahi ratusan macam buku. jangan lupa dipesan ya. semoga nyaman.!
  Tukubooks Group adalah perusahaan perorangan yang telah beroperasi sejak Desember 2020. Kami bergerak di bidang penjualan buku original, dengan fokus utama yaitu untuk menyediakan beragam bacaan berkualitas bagi para pembaca muda di seluruh Indonesia dan mancanegara. Sebagai mitra resmi dari berbagai penerbit ternama di Indonesia, kami berkomitmen untuk selalu menghadirkan buku-buku berkualitas.  
Hubungi Kami
Gg. Temugiring No.123, Daerah Istimewa Yogyakarta 55284
Phone / WhatsApp. +62 818-8280-2368
E-mail: halo@tukubooksstore.id  
International Shipping
Malaysia - Singapore - Thailand - Philippines - Vietnam - Brunei - Timo Leste - South Korea - China - Japan - Taiwan - Hong Kong - Arab Emirates - Turkey - India - USA - Yunani - Italy - Poland - Portugal, and many other countries
PO BUKU DEE LESTARI
Midpoint dan Di Antara
11-25 Agustus 2026
Info Paket
PRE-ORDER BUKU TERBARU DEE LESTARI
Tersedia dalam 3 pilihan paket:
* Midpoint
* Di Antara
* Midpoint + Di Antara
1. Midpoint
Rp 135.000
Khusus PO:
* Buku bertanda tangan
* Gantungan kunci
2. Di Antara
Rp 129.000
Khusus PO:
* Buku bertanda tangan
* Pembatas buku spesial
3. Bundling 2 buku
Rp 249.000
Khusus PO:
* Buku bertanda tangan
* Gantungan kunci
* Pembatas buku spesial
MIDPOINT
Buku self-improvement pertama Dee Lestari. Memadukan sains, filosofi, dan kontemplasi personal, Midpoint menawarkan peta jalan untuk menavigasi hidup: merawat keberdayaan fisik, memaknai ulang penderitaan, dan merayakan hidup.
Lewat berbagai pengalaman pribadinya, Dee membongkar paradoks kedewasaan dengan cara yang personal dan mengasyikkan. Sebuah titik temu antara memoar dan pengembangan diri yang mengajak kita menjalani hidup dengan pikiran seorang filsuf, semangat seorang atlet, dan jiwa seorang seniman.
DI ANTARA
Buku puisi pertama Dee Lestari. Di Antara merekam kisah-kisah dari “alam antara”—ruang tempat cinta melayang tanpa kepastian, tetapi menolak untuk mati.
Dengan bahasa yang puitis, Dee menyelami cinta yang pecah, kesepian dalam hubungan, hingga keberanian memutus siklus toksik dan memulai babak baru. Sebuah ode tentang resiliensi, tentang luka yang menjadi celah untuk bertumbuh dan akhirnya mekar berbunga.
